10 PEMBERI
SYAFAAT
3. PARA NABI DAN
RASUL
Nabi dan Rasul adalah sosok manusia
yang dikaruniai keistimewaan lebih daripada manusia lain. Jabatan istimewa ini
tidak diberikan oleh orang dan tidak bisa diusahakan oleh manusia itu sendiri.
Perbedaan antara nabi dan rasul adlaah nabi diberi wakyu untuk dirinya sendiri
dan menjadi teladan untuk umatnya. Adapun rasul adalah seorang nabi yang
merangkap sebagai penyampai risalah kenabian. Dia diwajibkan menyeru umatnya
kepada kebenaran. Jadi, semua rasul adalah nabi, sementara belum tentu seorang
nabi adalah rasul.
Nabi dan rasul yang sering disebut
hanya 25, tetapi pada hakikatnya jumlah mereka banyak, bahkan mencapai ribuan.
Mereka juga dibekali mukjizat sebagai bukti kebenaran bahwa mereka telah diutus
dan ditugaskan oleh Allah SWT sebagai seorang rasul. Mukjizat yang dikaruniakan
kepada nabi dan rasul sangat beragam. Setiap mereka mendapat porsi
sendiri-sendiri. Mukjizat sendiri adalah suatu kejadian luar biasa yang
menyalahi kebiasaan dan memiliki kekuatan ajaib di luar nalar manusia. Namun,
berkat kuasa Allah SWT, hal itu benar-benar ada dan nyata.
Dari Jabir berkata, “Rasulullah saw
bersabda, ‘Manakala ahli jannah dan ahli neraka dipisahkan, maka ahli jannah
masuk ke jannah, sedang ahli neraka masuk ke neraka. Para rasul pun bagkit
untuk memberi syafaat’. (HR Ahmad)
Awal proses ketentuan Allah Ta’ala
setelah seluruh makhluk berkumpul adalah memisahkan antara kadir dan mukmin.
Sebab pemisah antara keimanan dan kekufuran merupakan ketentuan dasar yang
wajib diutamakan, sebagai bukti bahwa keimanan kepada Allah Ta’ala adalah dasar
dari segala amalan di dunia. Usai pemisahan ini, Allah Ta’ala memulai proses
pemberian syafaat. Pemberian syafaat ini dipercayakan kepada para rasul.
… kemudian para nabi memberi syafaat
pada setiap orang yang menyaksikan bahwa tidak ada sesembahan kecuali Allah SWT
dalam keadaan ikhlas maka mereka mengeluarkan orang-orang itu dari neraka.
Beliau bersabda, ‘Lalu Alah SWT mengasihi dengan rahmat-Nya atas siapa saja ada
padanya maka tidak ada yang masih tersisa di hatinya keimanan sebesar atom
kecuali dia pasti keluar dari neraka’. (HR Ahmad). B
Pustaka
Habiby Ukasah. 2011. 10 Pemberi Syafaat: Mengenal para Penolong di
Hari Kiamat.
This comment has been removed by the author.
ReplyDeletenumpang lewat aahh....
ReplyDelete